IPM dan HW MTsM 1 Banjaranyar Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Margoagung
BojonegoroMu.com — Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan oleh pelajar MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar. Pada Rabu (30/9/2026), Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) bersama Hizbul Wathan (HW) MTsM 1 Banjaranyar menggelar aksi sosial berupa penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satu lokasi penyaluran bantuan adalah Desa Margoagung.
Aksi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pelajar terhadap masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat kondisi kekeringan. Bantuan air bersih yang disalurkan merupakan hasil donasi yang dihimpun secara swadaya dari para murid dan dewan guru MTsM 1 Banjaranyar.

Semangat gotong royong yang tumbuh di lingkungan madrasah tersebut menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui aksi sederhana, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua IPM MTsM 1 Banjaranyar, Faristy Kireisya Alvian Zhavira, bersama Ketua DKP (Dewan Kerja Pengenal) Hizbul Wathan, Guslian Prasetio. Keduanya turut mengoordinasikan rangkaian kegiatan, mulai dari penggalangan donasi hingga proses penyaluran bantuan ke lokasi yang telah ditentukan.
Ketua IPM MTs Muhammadiyah 1 Banjaranyar, Faristy Kireisya Alvian Zhavira, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian pelajar terhadap masyarakat yang sedang membutuhkan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pelajar juga bisa ikut hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Meskipun bantuan yang kami berikan sederhana, kami berharap air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang sedang mengalami kesulitan. Semoga kegiatan ini juga dapat menumbuhkan rasa peduli dan semangat berbagi di kalangan pelajar,” ujarnya.
Melalui aksi ini, IPM dan HW MTsM 1 Banjaranyar berharap bantuan air bersih dapat meringankan kebutuhan warga, khususnya masyarakat yang terdampak kekeringan. Lebih dari itu, kegiatan sosial ini menjadi ruang pembelajaran bagi para pelajar untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, solidaritas, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu aksi saja, tetapi dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari gerakan sosial pelajar di lingkungan madrasah.
Apa yang dilakukan IPM dan HW MTsM 1 Banjaranyar menjadi bukti bahwa pelajar tidak hanya belajar di ruang kelas. Mereka juga dapat belajar dari kehidupan, hadir di tengah masyarakat, dan menebarkan manfaat melalui aksi nyata.
Berbagi mungkin sederhana, tetapi bagi mereka yang membutuhkan, kepedulian itu bisa sangat berarti.
(Wirdatul)



