Mahasiswa KKN STIT Gelar Mitigasi Bencana Sedari Dini di SDN 2 Sranak-Trucuk
BojonegoroMu.com – Kelompok 4 Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Bojonegoro melaksanakan kegiatan yang bertujuan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana alam. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi program pelatihan mitigasi bencana alam Banjir luapan bengawan solo, angin putting beliung dan Gempa Bumi yang diselenggarakan di SD.Negeri 2 Sranak, Sabtu-Ahad (08-09/02/2025).

Kegiatan yang yang diselenggarakan yaitu sosialisasi mitigasi bencana alam yang bertema “Siap Tanggap dalam Keadaan Melanda” bertempat di SDN 2 Sranak. Program ini menghadirkan dua narasumber ahli dari MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Bojonegoro, yaitu kak Dewi Wulansari dan kak Tutut Yesi Malinda.
Dalam sambutan yang pertama yakni Ketua KKN kelompok 4 desa Sranak Mas Amirul Mukminin berpesan “Alasan kami memilih edukasi terkait mitigasi bencana alam ini adalah karena letak geografis desa Sranak yang dikelilingi dua sisi (selatan-timur) aliran sungai terpanjang di pulau Jawa (bengawan solo), dan sisi utara tentang bahaya erosi kali kening sehingga hal tersebut itu kami berikan edukasi kegiatan pada hari ini. Serta kondisi desa ditengah hamparan sawah yang sewaktu hujan terjadi angin puting beliung
Sambutan yang kedua yang di sampaikan oleh kepala sekolah SD Negeri 02 Sranak beliau menyampaikan “Alhamdulillah terimakasih banyak kepada kakak-kakak KKN yang memberikan edukasi tentang mitigasi bencana alam yang InsyaAllah bermanfaat bagi warga Sranak dan anak-anak sebagaimana yang telah disampaikan ketua KKN, desa Sranak memiliki potensi bencana yang bisa terjadi yaitu ada banjir luapan bengawan solo, angin puting beling dan erosi kali kening, semoga dengan adanya edukasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua terutama siswa SD negeri sranak.”
“Sosialisasi ini sangat penting untuk mengedukasi siswa maupun guru di SD Negeri Sranak yang rawan terhadap berbagai bencana alam, terutama bencana tanah longsor dan banjir.” ungkap Dewi Wulansari, anggota MDMC Bojonegoro saat ditemui di lokasi kegiatan. Menurutnya, membangun kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dini, terutama di lingkungan sekolah, merupakan langkah strategis dalam mengurangi risiko bencana.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan semua warga sekolah Sranak terutama terhadap potensi bencana alam. Manfaatnya siswa dapat mengenali tanda-tanda awal bencana, siswa dapat mengetahui tindakan yang harus diambil saat bencana terjadi, siswa dapat berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan bencana, siswa dapat menyebarluaskan informasi dan pengetahuan kepada orang tuanya maupun masyarakat lainnya.Siswa diajak bernyanyi mengenai berlindung ketika ada bencana, menonton video edukasi bencana serta siswa diajak memahami terkait mitigasi bencana, diajak mengenali terkait dengan bencana alam, fenomena alam, dan macam-macamnya, serta simulasi ketika terjadi banjir bandang untuk menuju titik kumpul tempat yang aman untuk berlindung dan evakuasi.
Alhamdulillah kegiatan sosialisasi mitigasi bencana alam ini berjalan dengan lancar, antusias dan membangkitkan semangat siswa-siswi dalam kegiatan ini. harapan dari kegiatan sosialisasi ini bisa menjadi edukasi dan antisipasi untuk siswa-siswi dan juga berguna bagi semua warga desa sranak.
Kontributor : Yuniar Firdaus/Ariyo





