HIMABO UM dan Lazismu Bojonegoro Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sumberharjo
BojonegoroMu.com — Sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan kepada sekitar 55 kepala keluarga (KK) di Desa Sumberharjo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (21/10/2026). Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Himpunan Mahasiswa Bojonegoro Universitas Negeri Malang (HIMABO UM) dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Bojonegoro melalui kegiatan sosial bertajuk HIMABO Peduli.

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi wujud keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Mahasiswa Hadir melalui Aksi Nyata
Perwakilan HIMABO UM, Ahmad Akbar Royhan, menyampaikan bahwa kegiatan HIMABO Peduli merupakan upaya mahasiswa untuk berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan HIMABO Peduli ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di lingkungan kampus, tetapi juga hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga Desa Sumberharjo yang terdampak kekeringan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Lazismu Bojonegoro. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar memahami persoalan masyarakat sekaligus menumbuhkan empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial.
Lazismu Apresiasi Kolaborasi Kemanusiaan
Kepala Kantor Lazismu Bojonegoro, Sartono, mengapresiasi inisiatif HIMABO UM yang turut mengambil peran dalam membantu masyarakat melalui penyaluran air bersih.
“Kami mengapresiasi kepedulian HIMABO UM yang telah mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak kekeringan. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial akan semakin kuat ketika mahasiswa, lembaga filantropi, dan masyarakat bergerak bersama,” ungkapnya.
Sartono berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam kegiatan kemanusiaan. Menurutnya, kerja sama berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu cara memperluas manfaat program sosial agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
Memperkuat Gerakan Peduli Sesama
Penyaluran 8.000 liter air bersih untuk sekitar 55 KK ini menegaskan pentingnya gotong royong dalam merespons persoalan masyarakat. Di tengah tantangan kekeringan, bantuan air bersih menjadi bentuk kepedulian yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran sosial di luar kampus. Mereka dapat terlibat langsung dalam aksi kemanusiaan sekaligus membangun kesadaran bahwa ilmu pengetahuan dan pendidikan perlu diiringi kepedulian terhadap lingkungan sosial.
HIMABO UM dan Lazismu Bojonegoro berharap semangat berbagi dan berkolaborasi dapat terus tumbuh melalui berbagai kegiatan sosial berikutnya. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, gerakan kepedulian diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Ansorul Hakim)





